Tag Archive | tepi sungai

Konsep Eco Living Style pada Permukiman Tepi Sungai di Kota Banjarmasin

Paper ini disertakan pada Senvar 2011-Unibraw Malang

Abstrak

Banjarmasin merupakan kota yang berbasis budaya perairan (water culture), hal ini bisa ditelusuri dari catatan sejarah perkembangan Kota Banjarmasin. Banyaknya sungai yang mengaliri kota ini telah ada secara alami, ditambah juga adanya kanal-kanal (saluran air/kali) dan anak sungai yang banyak dibuat oleh pemerintah Belanda pada jaman penjajahan. Kanal-kanal tersebut dibuat sebagai antisipasi banjir karena kondisi topografi Kota Banjarmasin yang rendah dan berindikasi akan mengalami naiknya permukaan air laut. Sungai juga menjadi lokasi pusat pemerintahan Kerajaan Banjar di beberapa titik di sepanjang tepian sungai. Besarnya fungsi sungai dan kayanya sejarah yang tersimpan disana sehingga bisa dikatakan pertumbuhan dan perkembangan Kota Banjarmasi dapat ditelusuri dari pertumbuhan dan perkembangan permukiman tepi sungainya. Baca lebih lanjut

Penataan Permukiman Tepian Sungai Berbasis Mitigasi Struktural ; Studi Kasus Permukiman Tepian Sungai di Kota Banjarmasin

   

Paper ini dimuat pada prosiding Seminar Nasional Mitigasi dan Ketahanan Terhadap Bencana pada FT.Univ.Sultan Agung-Semarang, 26 Juli 2011

Ira Mentayani

                                                              ^^Abstrak^^

Kawasan permukiman tepian sungai di Kota Banjarmasin berbatasan langsung dengan komponen daratan dan perairan yang secara ekologis berfungsi sebagai penyangga berkelanjutannya kehidupan perkotaan. Namun, akibat terbengkalainya kawasan tepian sungai ini dalam waktu yang relatif cukup lama memunculkan berbagai permasalahan sosio-kultural dan fisik-spasial perkotaan yang sangat kompleks. Permasalahan-permasalahan tersebut antara lain adalah : jalur pencapaian kearah tepian sungai yang tidak menerus, pemandangan kearah tepian sungai yang terputus, ruang-ruang yang tidak terurus, tidak adanya orientasi kawasan, infrastruktur yang tidak memadai dan bangunan-bangunan bersejarah dimasa kejayaan kota tepian sungai yang terbengkalai.

Baca lebih lanjut

Arsitektur Tepian Sungai : Potret Life Style Masyarakat di Kota Banjarmasin

 

Paper ini dipublikasikan pada Proceeding Seminar Nasional dan Workshop Scan#2 – 2011. Life Style and Architecture. PS. Arsitektur. FT-Universitas Atmajaya.

Ira Mentayani & Budi Prayitno

Abstrak 

Masyarakat di Kota Banjarmasin dikenal dengan masyarakat berkebudayaan sungai. Hal ini dapat dikenali dari wadah dan aktifitas mereka yang selalu berkaitan dengan sungai dan menjadi life style mereka. Seiring perkembangan jaman life style tersebut mulai memudar, sehingga diperlukan penelusuran kembali sebagai upaya prediksi dalam merencanakan dan mengembangkan permukiman di tepian sungai. Penelusuran tersebut diawali dari arsitektur tepian sungai sebagai wadah berkembangnya sebuah permukiman. Baca lebih lanjut

Makna Sungai bagi Pemukim Tepian Sungai di Kota Banjarmasin

 Paper ini dipublikasikan pada Proceeding Seminar Nasional Perumahan dan Permukiman dalam Pembangunan Kota, ITS – Surabaya, 2010

Ira Mentayani

^^Abstrak^^

Penelitian ini bertujuan menjelaskan sejauh mana sungai masih memiliki makna bagi pembentukan ruang (space) dan bentuk(form) pada permukiman tepian sungai. Hal ini didasari fenomena perkembangan kota dan permukimannya yang semakin cepat. Makna sungai disini dinilai berdasar pandangan masyarakat yang tinggal di tepian sungai yang tercermin dari kehidupan sehari-hari dan implikasinya pada desain permukiman mereka. Baca lebih lanjut

Aspek-Aspek Tifomorfologi dalam Transformasi Permukiman Tepian Sungai di Kota Banjarmasin

      

Paper ini dipublikasikan pada Proceeding Seminar Nasional Bidang Ilmu Arsitektur dan Kota “Morfologi Transformasi dalam Ruang Perkotaan yang Berkelanjutan”, Univ.Diponegoro-Semarang, November 2010

Ira Mentayani

                                                                  Abstrak
Penelitian ini bertujuan mengkaji aspek-aspek tipo-morfologi arsitektur dan perkotaan sebagai langkah dasar dalam memahami transformasi (pertumbuhan, perkembangan dan perubahan) sebuah kota. Dengan analisis aspek-aspek ini gagasan perencanaan dapat dilihat dari fungsi, bentuk asli dan pertumbuhannya terkait dengan peristiwa yang melatar-belakangi terjadinya bentuk tersebut. Dengan dua pengertian diatas analisis tipomorfologi dalam arsitektur berkembang kearah studi tentang variasi bentuk dan perubahannya serta keterkaitannya dengan peristiwa yang melatar belakangi terjadinya bentuk tersebut. Baca lebih lanjut