Tag Archive | banjarmasin

Konsep Eco Living Style pada Permukiman Tepi Sungai di Kota Banjarmasin

Paper ini disertakan pada Senvar 2011-Unibraw Malang

Abstrak

Banjarmasin merupakan kota yang berbasis budaya perairan (water culture), hal ini bisa ditelusuri dari catatan sejarah perkembangan Kota Banjarmasin. Banyaknya sungai yang mengaliri kota ini telah ada secara alami, ditambah juga adanya kanal-kanal (saluran air/kali) dan anak sungai yang banyak dibuat oleh pemerintah Belanda pada jaman penjajahan. Kanal-kanal tersebut dibuat sebagai antisipasi banjir karena kondisi topografi Kota Banjarmasin yang rendah dan berindikasi akan mengalami naiknya permukaan air laut. Sungai juga menjadi lokasi pusat pemerintahan Kerajaan Banjar di beberapa titik di sepanjang tepian sungai. Besarnya fungsi sungai dan kayanya sejarah yang tersimpan disana sehingga bisa dikatakan pertumbuhan dan perkembangan Kota Banjarmasi dapat ditelusuri dari pertumbuhan dan perkembangan permukiman tepi sungainya. Baca lebih lanjut

Jejak Hubungan Arsitektur Tradisional Suku Banjar dan Suku Bakumpai

  

Paper ini dimuat pada Jurnal DIMENSI Petra (Jurnal Teknik Arsitektur), Vol 36, No 1 (2008)

Ira Mentayani

^^Abstrak^^

Penelitian ini didasari fenomena adanya rumah tradisional suku Banjar di wilayah kediaman suku Bakumpai. Penelitian ini membandingkan antara 15 sampel rumah tradisional di wilayah Kota Marabahan dan 62 rumah tradisional di wilayah Kota Banjarmasin. Dari hasil pengamatan lapangan, diperoleh hasil bahwa terdapat 5 (lima) tipe rumah tradisional yang sama di kedua wilayah. Ke-5 tipe rumah tradisioanl tersebut merujuk pada referensi 11 (sebelas) tipe rumah tradisional yang ada di wilayah suku Banjar. Lima tipe rumah tersebut adalah (1) tipe Bubungan Tinggi, (2) tipe Balai Bini, (3) tipe Palimasan, (4) tipe Cacak Burung, dan (5) tipe Joglo.

Baca lebih lanjut

Analisis Asal Mula Arsitektur Banjar, Studi Kasus : Arsitektur Rumah Tradisional Bubungan Tinggi

Paper ini dimuat pada Jurnal TEKNIK SIPIL & PERENCANAAN, Nomor 1 Volume 10 – Januari 2008

Ira Mentayani

^^Abstrak^^ 

Penelitian ini bertujuan untuk menemukenali asal mula arsitektur tradisional Masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan. Dengan metode analisis deskriptif berdasar literatur yang ada dan bukti empiris, maka dapat ditemukankenali asal mula arsitektur Masyarakat Banjar. Arsitektur yang diangkat sebagai perbandingan adalah arsitektur tradisional Rumah Bubungan Tinggi. Rumah Bubungan Tinggi adalah arsitektur tradisional Masyarakat Banjar yang berasal dari arsitektur masyarakat Melayu yang ada di pesisir, yang telah terbentuk jauh sebelum terbentuknya Masyarakat Banjar. Dalam perkembangannya, kebudayaan Suku Dayak dan Jawa, serta ajaran Islam turut pula mempengaruhi. Secara fisik, kondisi lingkungan alam menjadi faktor utama bentuk/wujud fisik.

Kata kunci : Asal mula, Masyarakat Banjar, Rumah Bubungan Tinggi.

Baca lebih lanjut

Tipomorfologi Rumah di Atas Air (lanting) kota Banjarmasin

    

Catatan: makalah lengkap dipublikasikan dalam Proceeding Seminar Nasional Metodologi Riset dalam Arsitektur – Jur.Arsitektur. FT-Universitas Udayana – Bali, Juni 2010

Ira Mentayani

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tipologi (kesamaan ciri khas secara formal dari sekelompok obyek) dan morfologi (studi tentang bentuk) dari salah satu arsitektur tradisional Banjar yaitu Rumah Lanting. Dalam penelitian ini diperoleh 5 tema temuan yang dapat menjelaskan tipomorfologi dari 60 sampel rumah lanting yang ada. Tema-tema yang ditemukan adalah (1) Rumah lanting adalah rumah warisan, (2) Rumah lanting sebagai wadah usaha, (3) Rumah lanting adalah rumah dengan konsep yang sangat memperhatikan fungsionalisasi ruang, (4) Rumah lanting adalah rumah yang memiliki konstruksi dan material kontemporer, (5) Rumah lanting memiliki bentuk dan karakteristik arsitektur vernakular. Baca lebih lanjut

Makna Sungai bagi Pemukim Tepian Sungai di Kota Banjarmasin

 Paper ini dipublikasikan pada Proceeding Seminar Nasional Perumahan dan Permukiman dalam Pembangunan Kota, ITS – Surabaya, 2010

Ira Mentayani

^^Abstrak^^

Penelitian ini bertujuan menjelaskan sejauh mana sungai masih memiliki makna bagi pembentukan ruang (space) dan bentuk(form) pada permukiman tepian sungai. Hal ini didasari fenomena perkembangan kota dan permukimannya yang semakin cepat. Makna sungai disini dinilai berdasar pandangan masyarakat yang tinggal di tepian sungai yang tercermin dari kehidupan sehari-hari dan implikasinya pada desain permukiman mereka. Baca lebih lanjut

Aspek-Aspek Tifomorfologi dalam Transformasi Permukiman Tepian Sungai di Kota Banjarmasin

      

Paper ini dipublikasikan pada Proceeding Seminar Nasional Bidang Ilmu Arsitektur dan Kota “Morfologi Transformasi dalam Ruang Perkotaan yang Berkelanjutan”, Univ.Diponegoro-Semarang, November 2010

Ira Mentayani

                                                                  Abstrak
Penelitian ini bertujuan mengkaji aspek-aspek tipo-morfologi arsitektur dan perkotaan sebagai langkah dasar dalam memahami transformasi (pertumbuhan, perkembangan dan perubahan) sebuah kota. Dengan analisis aspek-aspek ini gagasan perencanaan dapat dilihat dari fungsi, bentuk asli dan pertumbuhannya terkait dengan peristiwa yang melatar-belakangi terjadinya bentuk tersebut. Dengan dua pengertian diatas analisis tipomorfologi dalam arsitektur berkembang kearah studi tentang variasi bentuk dan perubahannya serta keterkaitannya dengan peristiwa yang melatar belakangi terjadinya bentuk tersebut. Baca lebih lanjut