Archive | Agustus 10, 2011

Jejak Hubungan Arsitektur Tradisional Suku Banjar dan Suku Bakumpai

  

Paper ini dimuat pada Jurnal DIMENSI Petra (Jurnal Teknik Arsitektur), Vol 36, No 1 (2008)

Ira Mentayani

^^Abstrak^^

Penelitian ini didasari fenomena adanya rumah tradisional suku Banjar di wilayah kediaman suku Bakumpai. Penelitian ini membandingkan antara 15 sampel rumah tradisional di wilayah Kota Marabahan dan 62 rumah tradisional di wilayah Kota Banjarmasin. Dari hasil pengamatan lapangan, diperoleh hasil bahwa terdapat 5 (lima) tipe rumah tradisional yang sama di kedua wilayah. Ke-5 tipe rumah tradisioanl tersebut merujuk pada referensi 11 (sebelas) tipe rumah tradisional yang ada di wilayah suku Banjar. Lima tipe rumah tersebut adalah (1) tipe Bubungan Tinggi, (2) tipe Balai Bini, (3) tipe Palimasan, (4) tipe Cacak Burung, dan (5) tipe Joglo.

Baca lebih lanjut

Analisis Asal Mula Arsitektur Banjar, Studi Kasus : Arsitektur Rumah Tradisional Bubungan Tinggi

Paper ini dimuat pada Jurnal TEKNIK SIPIL & PERENCANAAN, Nomor 1 Volume 10 – Januari 2008

Ira Mentayani

^^Abstrak^^ 

Penelitian ini bertujuan untuk menemukenali asal mula arsitektur tradisional Masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan. Dengan metode analisis deskriptif berdasar literatur yang ada dan bukti empiris, maka dapat ditemukankenali asal mula arsitektur Masyarakat Banjar. Arsitektur yang diangkat sebagai perbandingan adalah arsitektur tradisional Rumah Bubungan Tinggi. Rumah Bubungan Tinggi adalah arsitektur tradisional Masyarakat Banjar yang berasal dari arsitektur masyarakat Melayu yang ada di pesisir, yang telah terbentuk jauh sebelum terbentuknya Masyarakat Banjar. Dalam perkembangannya, kebudayaan Suku Dayak dan Jawa, serta ajaran Islam turut pula mempengaruhi. Secara fisik, kondisi lingkungan alam menjadi faktor utama bentuk/wujud fisik.

Kata kunci : Asal mula, Masyarakat Banjar, Rumah Bubungan Tinggi.

Baca lebih lanjut

MENGGALI MAKNA ARSITEKTUR VERNAKULAR: Ranah, Unsur, dan Aspek-Aspek Vernakularitas

Artiket ini dimuat di LANTING Journal of Architecture, Volume 1, Nomer 2, Agustus 2012, Halaman 68-82 ISSN 2089-8916

 

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi minimnya sumber referensi terkait arsitektur vernakular bagi para mahasiswa dan praktisi arsitektur yang berdampak pada pendidikan arsitektur dan profesi arsitek. Untuk itu tulisan ini bertujuan menggali kembali sumber referensi arsitektur vernakular yang ada untuk memperoleh konsep yang mampu memperkaya pemahaman tentang arsitektur vernakular. Penelitian ini menggunakan berbagai pustaka/literatur dan beberapa fakta empiri arsitektur vernakular yang ada sebagai data. Dengan analisis konten terhadap berbagai pustaka/literatur yang ada maka dirumuskanlah sebuah konsep arsitektur vernakular yang mencakup 3 elemen: yaitu ranah, unsur, dan aspek-aspek vernakularitas.

Kata kunci : arsitektur vernakular, teori arsitektur, vernakularitas.

IMG_2401

fullpaper bisa di unduh di http://ejournal.unlam.ac.id/index.php/lanting/article/view/75/59